• Korewa zombie desuka
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.

Aikatsu episode 15

  • 02.53
  • 0 komentar

Aikatsu episode 14

  • 02.49
  • 0 komentar

Aikatsu episode 13

  • 02.41
  • 0 komentar


Aikatsu eng sub episode 12

  • 02.38
  • 0 komentar

Aikatsu eng sub episode 11

  • 02.37
  • 0 komentar

Aikatsu eng sub episode 10

  • 02.36
  • 0 komentar

Aikatsu eng sub episode 9

  • 02.33
  • 0 komentar

Aikatsu eng sub episode 8

  • 02.27
  • 0 komentar

Aikatsu eng sub episode 7

  • 02.25
  • 0 komentar


Aikatsu eng sub episode 6

  • 02.25
  • 0 komentar


Aikatsu eng sub episode 5

  • 02.24
  • 0 komentar


Aikatsu eng sub episode 4

  • 02.24
  • 0 komentar


Aikatsu eng sub episode 3

  • 02.23
  • 0 komentar


Aikatsu eng sub episode 2

  • 02.22
  • 0 komentar


Aikatsu episode 1

  • 02.21
  • 0 komentar


anime gif

  • 02.06
  • 0 komentar



CERITA KU:musuh menjadi sahabat (2)

  • 19.45
  • 0 komentar
"Dari pada mendengar ejekan itu, lebih baik aku pergi ke taman," gumamku.
Di taman aku duduk termenung. Sedih rasanya tidak memiliki teman.
"Kring...kring...kring," bel sekolah berbunyi. Aku berlari masuk ke kelas.
Pulang sekolah...
"Huh, capek," kataku sambil merebahkan badan di kasur.
"Hampir setiap hari aku diejek dan dijauhi. Memangnya apa salahku?" tanyaku kesal.
"Nadira, ayo makan dulu," teriak mamaku dari bawah.
"Iya, Mah," jawabku.
Aku menuruni tangga menuju ke meja makan. Selesai makan, aku menyalakan komputerku dan chat dengan Vivin.
"Hai, Vin, kamu lagi ngapain?"
"Hai juga Nadira. Maaf, ya, aku lagi sibuk jadi gak bisa chat dulu. Bye ."
Aku mematikan komputerku lalu terdiam. Dari pada bosan, lebih baik aku beres-beres. Aku pun mengambil sapu, kain pel, lap buat kaca, pembersih kaca. Aku membersihkan ruangan kamarku, boneka disusun, bawah kasur dibersihkan, buku dirapikan, kaca dilap, dll.
Setelah selesai membersihkan ruangan kamar, aku menuruni tangga.
"Bi, tolong buatkan jus alpukat sama kue kering yang tadi Mama kasih," kataku. Lalu aku ke kamarku lagi.
"Membosankan juga tanpa teman," kataku.
"Neng, ini jus sama kuenya," kata Bi Nita.
"Terima kasih, Bi," kataku.
lalu bibi nita meninggalkan ku, selsai minum jus dan makan kue aku belajar, waktu sore tiba, aku ,menyambar handuk ku untuk mandi, selsai mandi aku berganti pakaian dengan kaos bergambar perempuan sedang duduk di taman dengan banyak hewan, dan bertulisan love animals, lalu memakai rok bergambar kucing
Setelah itu aku menuju garasi untuk mengambil sepeda “mah aku pergi main sepeda ya” kata ku
“iya,hati hati yah” jawab mamah, aku main sepeda di taman, aku terkejut ternyata di sana ada Prita, karena aku terlalu memperhatikan Prita tiba tiba bruukk aku tersandung batu besar dan kepalaku terbentur ke pohon besar “ha…ha…ha…ha…tuh rasain kamu buta kali ya” tawa Prita dan genknya meledak, yang termasuk genknya itu Flori,Mika,Chacha, aku mencoba bangkit “duh pusing banget” gumam ku sambil memegang kepala, aku kembali pulang di kamar aku langsung ambil obat untuk mengobati kaki ku yang luka.

***hari sudah malam***

Aku sedang makan bersama mamah dan bi nita, bi nita selalu menginap di rumah ku
“Nadira kamu senang tidak bersekolah di star grils?” Tanya mama
“eh..eng.. se..nang.. mah” jawab ku agak gugup
“oh..bagus itu”
Selsai makan aku kekamar dan berbaring di kasur ku
Tiba tiba ada cahaya memancar aku terkejut aku sudah ada di temapat yang sangat indah, aku terkejut lagi karena aku bukan sedang memakai baju tidur melainkan baju putri yang indah
Di kejauhan aku melihat ada seorang perempuan sebaya dengan ku dia sedang diam sambil meneteskan air mata,aku menghampirinya
“hai nama mu siapa, kenapa kamu menangis” sapa ku
“hiks….hiks…hiks.. Nadira maafkan aku ya selama ini aku selalu mengejek mu,”ternyata anak itu adalah Prita “sekarang aku mengerti tidak enak bila di ejek, pasti rasanya sakit hati”kata Prita lagi “iya aku maaffin kamu” jawab ku sambil tersenyum
“sekarang aku ingin jadi sahabat mu bolehkah?”Tanya Prita
“boleh” jawab ku “kita ke taman makanan yuk” ajak Prita
“taman makanan benarkah ada?”Tanya ku
“ada, yuk ikut aku” jawab Prita, aku mengikutinya dari belakang, kami melawati sungai yang jernih, sampailah aku dan Prita di sebuah pintu cokelat, lalu Prita membukanya dan di dalam sana ada banyak makanan, “silahkan ambil makanan kesukaan mu” kata Prita aku, “kita makan es krim raksasa itu yuk” ajak ku “yuk” aku dan Prita menikmati es krim raksasa, “wah sekarang Prita jadi sahabat ku” gumam ku, selasai mekan es krim aku membuka pintu pulang, dan aku berada di dalam kamar ku kembali, tiba tiba ada suara seperti piano, aku terbangun ternyata itu hanya mimpi dan suara piano itu adalah alarm ku, selsai mandi dan sarapan aku berangkat sekolah.

***sampai di sekolah***

Seperti biasa aku duduk di taman sekolah ku “kalau saja mimpi itu nyata” gumam ku, aku melamun kring…kring…kring.. aku segera masuk kelas “anak anak sebentar lagi ada perlombaan memainkan piano,”kata bu guru semua murid diam kelas menjadi sunyi, “aku” jawab ku, Prita tak mau kalah dia pun mengikuti perlombaan, di dekat kamar ku ada ruang music
Di sana ada segala music.
***pulang sekolah***

“mah nanti aku ikut perlombaan memainkan piano mamah doain aku ya”
“perlombaan piano di sekolah?” Tanya mamah
“iya” jawab ku
“baiklah akan mamah ajarkan memainkan piano dengan merdu”
“kapan mah belajarnya?”
“nanti malam”
Lalu aku kembali ke kamar ku, di kamar aku menyalakan komputer, chatt dengan Vivin
“halo vin, nanti aku mau ikut lomba memainkan piano doakan ya”
“wah benarkah, aku doakan supaya menang, semoga Berjaya”
“makasih”
“eh Nadira udah dulu ya chatt nya”
“iya” lalu aku mematikan komputer, “aku mau main ketaman ah” gumamku aku mengambil benda yang ku perlukan diary,pulpen, buku belajar, makanan, minuman, aku menyimpan semua bendaku di dalam tas, lalu aku berganti pakaian, setelah selsai aku mengambil sepeda dan berangkat.

***sampai di taman***

Aku mengambil diary dan pulpen lalu aku menulis di bagian belakang mau tau apa yang aku tulis:

Prita itu orangnya cantik sebetulnya aku ingin bersahabat dengannya, kelihatannya dia orang baik tapi kenapa jahat kalau saja waktu ulang tahunya aku di undang pasti aku akan memberinya hadiah istimewa, aku mimpi bertemu Prita dan bersahabat dengannya walau hanyamimpi aku sudah senang kalau benar benar terjadi pasti aku bahagia

selsai menulis aku belajar, beberapa menit aku belajar tiba tiba awan mendung aku pun menaiki sepeda ku, aku mengayuh sepeda dengan cepat, tanpa di sadari diary ku terjatuh di depan sebuah rumah, aku tak tau kalau buku diary ku jatuh, setelah itu ada anak perempuan yang mengambil diary ku ternyata itu Prita, Prita membawa buku ku, sampa di kamarnya Prita membuka halaman belakang diary ku dan membacanya, selsai membaca dia terkejut tidak di sangka ada yang mau menjadi sahabatnya “aku akan mengembalikan diary ini pada Nadira ” kata Prita.

***keesokan harinya di sekolah***

Aku menyimpan tas ku, selsai menyimpan tas ada yang mengejek ku yaitu Flori,Mika,Chacha tapi aku bingung biasanya yang duluan ngejek adalah Prita tapi sekarang Prita diam terus di bangkunya, ketika aku sedang di taman diam diam Prita mengembalikan diary ku, ketika aku masuk kelas lagi aku melihat diary ku sudah ada di atas task u, aku melihat ada surat lalu aku membacanya:

Nadira ini buku diary mu aku kembalikan kemarin diary mu terjatuh di dekat rumah ku

Dari: teman

 “siapa dia kenapa dia tahu namaku” gumamku, aku mulai curiga dengan Prita.

**pulang sekolah**

Ting…tong… , aku menuruni tangga lalu membuka pintu, tapi tidak ada orang sama sekali, aku melihat ada surat, aku membawa surat itu kekamarku lalu aku membacanya:

Hai Nadira aku mau jadi sahabat kamu, maafkan aku selama ini aku selalu mengejek mu,sekarang aku mengerti tidak enak bila di ejek, pasti rasanya sakit hati maaf ya, berkirim pesan dengan ku ya kamu tinggal simpan surat mu di dekat pintu rumah mu.

Dari: teman

Aku melipat surat itu lalu mengambil pulpen dan kertas aku menulis surat jawaban:

iya aku maafkan, tapi aku pingin tau kamu sebenarnya siapa?, nama kamu siapa?

Dari:Nadira

Selsai menulis surat aku menyimpan di depan pintu, karena aku penasaran jadi nanti aku ingin ngintip, selsai menulis aku menyimpan surat itu di depan pintu masuk, lalu aku kembali kekamar, beberapa menit dari jendela aku melihat ada seseorang yang mengambil surat ku, dan dia menulis surat jawaban, orang itu berjubah hitam, setelah itu dia memencet bel rumah ku,
Aku menuruni tangga lalu membuka pintu dan membaca surat yang di tulis anak tadi:

Coba susun puzzle yang ada di itu kamu akan tahu siapa aku

Dari: teman

Aku menyusun puzzle itu di kamar, selsai menyusun puzzle itu, ternyata yang selalu mengirim surat adalah Keyle Nurprita, “kenapa dia tau kalau aku ingin menjadi sahabatnya, kayaknya dia membaca di diary ku” gumam ku.

Pagi yang cerah hari ini aku sedang berada di dalam kelas menunggu kedatangan Prita ahabat baruku, beberapa menit datanglah Prita dan genknya, “hai Nadira” sapa prita ramah, Flori,Mika,Chacha bingung tidak seperti biasanya Prita menyapa Nadira.

***waktu istirahat***

Aku dan Prita sedang duduk di taman
“Nadira nanti pulang sekolah aku kerumah mu ya”
“iya”
“Prita..” ada suara yang memanggil prita, ternyata itu Flori,Mika,Chacha
“eh Nadira aku main dulu sama mereka ya”
“iya”

***pulang sekolah***

“Nadira mamah mau pergi dulu kamu di sini sama bi nita”
“mamah mau pergi kemana? Berapa lama?”
“mamah mau pergi ke luar negeri, kayaknya lama deh”
“oh begitu” lalu mamah ku mencium kening ku, mamah pun berangkat pergi

Beberpa menit datanglah Prita, aku mengajaknya kekamar ku, aku menghidangkannya minuman dan makanan, “Nadira kamu hebat sekali mendapat banyak piala dulu aku selalu mengejek mu bodoh,ternyata kamu pintar, aku saja belum pernah mendapat piala, juga belum pernah juara” puji prita kagum
“oh ya Prita kamukan ikut lomba piano mau gak kita belajar piano bersama” ajak ku
“mm..baiklah”
Aku dan prita menuju ruang music aku dan Prita berlatih piano hingga sore
“aku pulang dulu ya”
“iya” oya aku tahu pati genknya Prita bingung kenapa dia main sama aku

***keesokan harinya***

Kring..kring….kring…. bel masuk berbunyi “anak anak lomba piano di adakan lusa,” kata bu guru.

***ketika waktu istirahat***
“Prita kenapa kamu temanan dengan dia yang aneh itu?” kata Flori

CERITA KU: Musuh Menjadi Sahabat {1}

  • 19.42
  • 0 komentar
"Mah, Mamah lihat bando unguku tidak?" tanyaku sambil terus mencarinya.
"Mamah enggak lihat, sayang. Sini sarapan dulu aja," jawab Mama.
"Iya, Mah, tunggu sebentar."
Aku mencarinya di bawah kasur. Aku melihat ada sebuah ebnda berwarna ungu. Ternyata itu bando yang kucari.
"Akhirnya ketemu juga," kataku.
***Selesai sarapan***
"Mah, aku berangkat dulu. Asalamualaikun," kataku sambil mencium tangan Mamah.
O iya, aku lupa memperkenalkan diri. Namaku Nadira Delya. Aku biasa dipanggil Nadira. Di sekolah, aku memiliki teman yang sombong. Dia bernama Keyle Nurprita. Biasanya dipanggil Prita.
***Sampai di sekolah***
"Ra, masih memakai bando busukmu itu?" ejek Prita.
"Ini bukan bando busuk, tapi bando kenangan. Emang kamu punya bando yang lebih bagus?" jawabku.
"Ada. Bandoku lebih indah dari milikmu. Bandoku ada kupu-kupunya dan ada bulu-bulu yang halus. Gak kayak kamu yang kusam dan jelek," jawab Prita dengan angkuh.
"Dari pada bertengkar dengan Prita, lebih baik aku kabur," gumamku dalam hati.
***Pulang sekolah***
Aku sedih karena aku tidak memiliki teman. Di sekolah, semua teman menjauhiku. Aku hanya memiliki sahabat dan teman di dunia maya. Aku menyalakan komputerku. Aku chat dengan sahabatku. Dia bernama Vivin Nurrita.
"Hai, Vivin."
"Hai juga, Nadira."
"Bagaimana kabarmu?"
"Baik. O ya, di sekolah kamu sudah punya teman?"
"Belum."
"Gak apa, Vin. Kamu enggak usah sedih."
"Vin, kamu, kan, tinggal jauh. Nah, aku ingin bertemu kamu. Aku ingin melihat wajahmu."
"Mungkin suatu saat kita akan bertemu."
"Vin, udah dulu, ya chat-nya. Bye."
"Bye."
Aku mematikan komputer.
***Keesokan harinya di sekolah***
“Hai teman-teman, si kutu busuk datang, ha..ha..ha,” ejek Flori.
“Eh, kutu busuk buat apa kamu sekolah di sini lebih baik di tempat lain,” ejek Chacha, dan ejekan-ejekan lainnya terus keluar dari mulut mereka, “daripada mendengar ejekan itu lebih baik aku pergi ke taman,” gumamku.
-BERSAMBUNG-

CERITA KU: misteri kamar ku dan sekolah ku (2)

  • 19.38
  • 0 komentar
"AAAA...." aku terkejut, karena di kamarku ada seorang perempuan berambut panjang. Bajunya berlumur darah.
Tiba-tiba ruangan menjadi gelap. Setelah gelap, ruangan menjadi taman yang angker dan menyeramkan. Aku agak takut. Aku mencoba berjalan mendekati sebuah pohon berpintu. Di pintu itu terdapat sebuah tulisan "KEMBALILAH".
Aku membuka pintu itu, tiba-tiba ada cahaya memancar dari pintu itu dan ruangan kembali seperti semula.
"Lisa, ayo makan dulu," teriak mamaku dari bawah.
"Iya, Mah. Tunggu sebentar, aku mau ganti pakaian dulu," kataku.
Aku segera berganti pakaian dengan kaos tangan pendek bergambar bunga melati. Aku juga mengganti celanaku dengan celana jins selutut. Aku segera menuruni tangga menuju ruang makan.
Selesai makan...
"Mah, aku mau main sama Syheli dan Rita boleh, ya?"
"Boleh, tapi tolongbelikan Mama buku resep memasak,ya."
"Oke, deh. Mana uangnya, Ma?" tanyaku.
"Ini. Buku resepnya beli 2, ya, sisa uangnya buat kamu aja," kata Mama sambil memberikan uang Rp. 100 ribu. Aku pun berlari menuju garasi untuk mengambil sepeda kesayanganku. Aku mengayuh sepedaku sambil bersenandung ria.
 Setelah selesai membeli buku resepe, aku berlari menuju buku anak. Ketika sedang asyik memilih buku...
"Hai, Lisa," tiba-tiba ada suara yang mengangetkan. Ternyata itu Syheli dan Rita.
"Ih, ngagetin aja," kataku.
"Lis, habis beli buku, main, ya," kata Syheli.
"Oke, tapi aku mau nganterin buku ini ke mamaku dulu, ya," jawabku sambil memperlihatkan buku resep yang aku beli.
"Ketemuan di taman aja, ya," usul Syheli.
"Oke," jawabku.
Sesampai di rumah...
"Ma, ini buku resepnya," kataku sambil memberikan buku resep yang kubeli.
"Wah, anak Mama pinter milih buku resep. Dari dulu Mama nyari buku resep ini. Buku resep yang ini makanannya enak-enak. Buku resep ini juga susah dicari," kata Mama.
Ma, aku pergi main, ya."
Sesampainya di taman...
"Hai, Syheli, Rita."
"Akhirnya kamu sampai juga."
"Eh, Rit, Li, waktu tadi pulang dari sekolah, aku, kan buka pintu kamar. Aku kaget karena di kamarku ada hantu. Hiiii...ngeri. Kemudian kamarku berubah menjadi taman yang angker," kataku.
"Masa, sih? Mungkin itu hanya penglihatan kamu aja kali. Hahaha. Kamu ada-ada aja," timpal Syheli.
"Ih, aku beneran tau! Kalian aja yang enggak percaya," kataku sambil menunjukkan mimik marah.
"Bercanda doang. Gak usah marah, Lis."
"Iya, iya, aku nggak marah," kataku.
"Eh, Lis, Rit, beli es krim, yuk," ajak Syheli.
-BERSAMBUNG-

CERITA KU: misteri kamar ku dan sekolah ku (1)

  • 19.38
  • 0 komentar
Halo teman-teman, namaku Lulisa Chatrine. Aku biasa dipanggil Lisa. Aku baru mau pindah rumah. Aku pindah karena biasanya ayahku mengantar ke sekolah, tapi kaena sekarang ayahku harus berangkat pagi-pagi sekali, mamahku memutuskan untuk pindah rumah yang dekat dengan sekolahku.
Pagi hari yang cerah, aku siap berangkat ke rumahku yang baru. Hari ini hari Minggu, jadi aku tidak sekolah. Sampai di rumahku yang baru, aku melihat rumah itu bagus.
"Nah, ini rumah baru kita. Semoga kamu nyaman tinggal di sini, Lisa," kata mamaku.
"Ayo segera bawa barang-barang masuk," kata ayahku.
"Bai, Yah," kataku. Aku pun membawa barang-brang milikku.
"Sini, Mamah tunjukkan kamar barumu," ajak Mamah. Aku pun mengikuti Mamah dari belakang.
"Nah, ini kamarmu. Ayo simpan barang-barangmu," kata Mamah.
Cat kamarku berwarna putih dan bermotif pelangi. Aku segera menyimpan barang-barangku. Aku membaringkan badanku di kasur yang sudah dipindah kemarin.
Pagi hari yang cerah, aku berangkat kesekolah.
"Hai, Lisa," sapa seorang teman yang bernama Sita Rutila.
"Hai juga, Sita," balasku.
"Hai, lagi pada ngomongin apa?" tanya Syheli.
"Enggak, kok, enggak lagi ngomongin apa-apa," jawab Sita sambil tersenyum.
"Kamu sudah ngerjain PR?" tanyaku pada Syheli.
"Aduh, aku lupa," jawabnya. Dia terlihat khawatir.
"Gak apa-apa, kerjakan di sini saja," jawabku.
"Baiklah, tapi kalau sudah bel masuk dan aku belum selesai mengerajakannya bagaimana?"
"Gak apa-apa, kan, bel masuk sekolah masih lama," kata Rita.
"Eh, Lis, anter aku ke toilet, dong," kata Rita.
"Baiklah," jawabku. Aku pun menggandeng tangan Rita.
O ya, di sekolah ini kalau mau ke toilet harus ada yang mengantar karena harus melewati kelas yang angker. Dulu kelas itu digunakan untuk kelas SMP.
Ketika aku dan Rita melewati kelas yang angker itu, terdengar suara, "Hii...hi...hi... Sini temenin aku, dong. Hihihi."
Aku dan Rita berlasi kencang sekali. Sampai di kelas, bel sekolah pun berbunyi.
"Selamat pagi anak-anak," ucap Bu Guru.
"Selamat pagi, Bu Guru," jawab murid serempak.
Pulang sekolah aku terkejut ketika melihat bayangan perempuan. Perempuan itu berambut panjang. Bayangan itu pun menghilang. Ketika aku membuak pintu kamarku, tiba-tiba aku berteriak, "AAAA!!!!"

-BERSAMBUNG-

CERITA KU: melisa

  • 19.34
  • 0 komentar
Ada seorang ibu yang memiliki anak bernama Jessica. Ayah Jessica menginginkan seorang anak lagi untuk menjadi adik Jessica. Kini, ibu Jessica sedang mengandung.
Ketika sudah cukup waktunya, riba waktunya untuk melahirkan adaik Jessica. Ibu Jessica dibantu oleh seorangbidan ketika melahirkan.
"Apakah istri saya selamat? Anak saya laki-laki atau perempuan?" tanya ayah Jessica kepada bidan.
"Istri Anda selamat. Anak Anda perempuan, kembar. Tapi ada yang aneh pada salah satu anak," kata bidan.
Mendengar hal itu, ayah Jessica segera menuju ke kamar. Betapa terkejutnya ia ketika melihat salah seorang anak perempuan itu bermata aneh, tangannya menyeramkan seperti monster dan rupanya buruk rupa. Sedangkan anak yang satunya lagi cantik dan imut. Melihat hal itu, ayahnya memalingkan muka, tidak mau melihat anaknya yang aneh itu.
"Ayah, adik-adikku dinamai siapa?" tanya Jessica kepada ayahnya.
"Anak yang aneh iu kita namain Melisa dan kemabarannya kit aanami Milisa," jawab ayahnya.
Karena rupanya yang aneh, Melisa ditempatkan di kamar yang ada di loteng.Dia tidak boleh keluar dari loteng itu. Ada seorang pelayan yang mengasuhnya. Sekarang umurnya sudah 9 tahun.
Di balik wajahnya yang buruk, ada seuatu yang menakjubkan. Matanya yang aneh bisa melihat bayangan. Tangan monsternya sangat kuat dan bisa menghancurkan istana. Dia juga sangat cerdas walaupun tidak pernah sekolah. Pendengarannya juga sangat tajam.
Pada suatu pagi yang cerah, Melisa sedang melamun di kaamr lotengnya. Tiba-tiba terdengar ketokan di pintu kamarnya.
"Tok..tok...tok."
"Masuk," jawabnya.
Lalu pelayannya masuk ke dalam kamar loteng itu.
"Ini Neng Melisa, makanannya," kata pelayan itu.
"Makasih, Bi."
Setiap hari Melisa hanya diberi makan sedikit nasi dengan lauk tempe dan tahu.
"Sebetulnya aku ingin makan ayam goreng seperti kakak dan adikku, tapi walaupun hanya ini aku harus bersyukur sebab masih ada orang yang belum bisa makan," gumam Melisa.
Dia melahap nasi itu. Selesai makan, dia melamun lagi karena di situ tidak banyak yang bisa ia kerjakan.
Pada suatu hari, ada seorang yang mengetuk pintunya.
"Masuk. Makanannya simpan saja di situ, nanti aku makan," kata Melisa.
"Kakak, dimakan saja sekarang," terdengar suara orang lain, bukan pelayannya.
"Milisa," kata Melisa ketika melihat adik kembarnya yang berwajah cantik dan imut itu. Dia terkejut karena makanannya tidak seperti biasanya. Adiknya membawakan ayam goreng, hamburger dan susu coklat.
"Terima kasih, Milisa."
"Sama-sama. Aku pergi dulu, ya."
Esok harinya...
"Kak, Kakak tau tidak ada perlombaan pelajaran. Kakak mau ikut lomba? Kalau mau, aku bilang ke Ibu," kata Milisa.
"Aku mau ikut lomba tapi takut tidak boleh sama Ibu," kata Melisa.
"Pasti boleh. Nanti aku bilang ke Ibu," kata Milisa. Milisa segera melangkah menuju tempat ibunya berada.
"Bu, Kak Melisa boleh ikut lomba, ya, Bu? Kak Melisa, kan, pintar."
"Kak Melisa belum pernah sekolah. Jadi kalau ikut lomba dia bisa kalah," kata Ibu.
"Ibu belum tahu. Kak Melisa, kan, pintar. Coba saja Ibu tes," kata Melisa. Akhirnya ibu itu mengetes Melisa dengan pertanyaan-pertanyaan yang susah. Melisa bisa menjawab dengan benar semuanya. Akhirnya Melisa boleh ikut lomba.
Hari lomba tiba...
"Ayo Melisa, Milisa, nanti telat," kata Ibu.
"Iya, Bu," kata Melisa dan Milisa sambil menaiki mobil.
Sampai di tempat lomba, anak-anak yang ikut lomba langsung mengejek Melisa. Melisa hanya diam dan tidak menjawab ejekan anak-anak itu.
"Semua berkumpul di meja masing-masing. Sebentar lagi perlombaan akan dimulai," kata juri.
Saat pengumuman menang lomba, “Juara tiga Ketrina Mudita, juara kedua Carline Duita, dan juara satu adalah Melisa.” 
Melisa mengambil hadiahnya dan pulang.
Kini semua orang tau Melisa anak pintar dan mereka tidak ada yang suka mengejek lagi. Semua menyayangi Melisa.
-TAMAT-
maaf jika ada kesalahan pada cerita di atas

Dubai Miracle Garden

  • 19.18
  • 0 komentar
Dubai Buka Taman Terbesar di Dunia – Lagi-lagi, Dubai ‘menelurkan’ tempat wisata baru yang serba masif dan siap memecahkan rekor dunia. Awal pekan lalu, Dubai membuka taman bunga terbesar di dunia, Dubai Miracle Garden.

Dubai Miracle Garden adalah taman bunga alami terbesar di dunia, dengan luas sekira 72 ribu meter persegi. Taman bunga yang berada di Dubailand ini memiliki setidaknya 45 juta koleksi tanaman bunga.

Seperti semua tempat wisata yang ada di kota di Uni Emirat Arab ini, Dubai Miracle Garden dibangun di atas gurun pasir. Arsitekturnya, Akar, mengatakan bahwa taman bunga ini mendemonstrasikan begitu mudahnya mengubah gurun pasir yang gersang menjadi lahan hijau, hanya dengan penggunaan air bekas pakai dan irigasi.

Meski kini Dubai Miracle Garden telah dibuka untuk umum, semua atraksinya belum lengkap. Nantinya akan ada penambahan pusat perbelanjaan, restoran, dan tempat perawatan tanaman. Rencananya semua ini akan selesai pada pertengahan 2013, seperti dikutip dari CNN.

Taman bunga ini tidak buka sepanjang tahun, dan akan ditutup pada musim panas karena cuaca Dubai pasti akan sangat tidak bersahabat saat itu. Setiap Juni hingga September, temperatur di Dubai mencapai 40 derajat Celsius, tidak cocok bagi bunga untuk mekar.

Dubai Miracle Garden akan rutin dibuka Oktober hingga Mei setiap tahun. Biaya masuknya adalah Rp55 ribu per orang, dan anak-anak di bawah tiga tahun dapat masuk taman ini secara cuma-cuma.

CERITA KU: gadis di sekolah (3)

  • 19.14
  • 0 komentar
Aku pasti bisa, namun apa yang bisa membuat ku bahagaia?, tidak ada, hari-hari ku selalu membosankan, tidak ada hari bahagia, aku hanya diam, sekolah sepi, jika masih pagi, aku ingin memiliki teman lagi. aku kesepian, aku selalu sendiri, adakah seseorang yang mau menemaniku, itulah yang aku teriakkan dalam kehampaan, ketika aku menangis kesepian, di hari ku tidak ada tawa, tidak ada bahagia, hariku selalu suram tanpa warna,kehampaanku yang tak bisa di siram warna,hatiku hampa, tidak adakah seseorang yang bisa mengubah kehampaan di hatiku menjadi hati berbunga mekar?.
Aku duduk termenung di lapangan, menunggu perempuan itu, yang tak lain adalah runa,beberapa menit kemudian dia lewat, untung saja tidak bersama sesiapa
“akhirnya kamu lewat juga” kata ku, sambil menghadang di depannya.
“tu..tung..gu..du..lu,ee..mang..nya..ak..aku..sa..lah..apa..sa..ma..ka..kamu?”tanyanya sambil ketakutan
“salah mu?, salahmu tentu saja karena kamu manusia”
“ee..mang..nya…kena..pa..de..ngan..ma..nusia”
“sudah ku bilangkan, manusia itu egois,aku benci manusia”
“ke..napa?, pa..da..hal..menurutku..manusia..tidak..sejahat itu” runa sudah agak berani
“itu menurutmu, sebab kamu tidak mengerti perasaan aku,gara-gara manusia, hari-hari ku selalu suram, gara-gara manusia juga aku menjadi hantu”
“tapikan, bukannya dulu kamu manusia?”
“ya,tapi sekarang bukan”
“lalu,kamu membenci manusia, berarti kamu benci diri sendiri”
“sudah kubilangkan, sekara aku bukan ma-nu-sia, ngerti”
“tidak, aku masih tidak mengerti, kenapa kamu sangat membenci manusia, padahal dirimu sendiri manusiakan”
Aku mulai marah, dan akhirnya aku mengeluarkan pisau, lalu hendak membunuhnya, namun runa lari, sampai akhirnya runa terjatuh, dan kalung yang dikenakannya terjatuh juga, aku mengambil kalung itu dan runa berkata
“jangan ambil kalung pemberian mamaku” teriaknya
Aku tidak mempedulikan teriakannya, aku memperhatikan kalung itu, aku terkejut ternyata kalung itu, sama seperti yang kukenakan,apa jangan-jangan mamanya runa saudara kembarku?
“kalung dari mama mu, siapa nama mama mu? “ amarahku sudah mulai reda
“nama mamaku lina talita”
Tiba-tiba rasanya aku teringat kejadian dulu, aku menjatuhkan pisau yang berada di tanganku, dan tubuhku terduduk,aku teringat kenangan bersamanya, lama kelamaan air mataku muncul.
“berarti kamu saudara kembar mama ku, berarti kamu bibiku?”
Aku hanya menangguk, dia mendekat dan memelukku, pelukannya hangat, seperti pelukan saudara kemabarku
“maafkan aku, runa” ucapku sambil tetap menangis
“ya, aku maafin”
“kamu gak marah, karena aku hendak membunuhmu”
“enggak, aku gak marah itukan karena bibi tidak tahu”katanya sambil tersenyum
Entah kenapa senyumanya membuat rasa dendam,kebencian,permusuhan dalam hati ku terhapus, berganti menjadi kebahagiaan,kesenangan,perdamaian, rasanya aku bisa tersenyum
“aku akan mengakhiri diri ku menjadi hantu, terima kasih runa telah membuatku bisa mengakhiri semua ini” ucapku
“tunggu, bibi mau kemana”
“aku akan mengakhiri semua ini,mengakhiri diri ku menjadi hantu” jawabku
Cahaya mulai timbul,dan menutupi kakiku , sampai terus ke atas dan
“selamat tinggal” ucapku
Cahaya mulai menutupi seluruh tubuhku
“semoga bibi bahagia di sana” ucap runa
Dan akhirnya aku pergi untuk selamanya.
-TAMAT-

CERITA KU: gadis di sekolah(2)

  • 19.12
  • 0 komentar
Oiya aku hampir lupa memberitahu, dulu aku punya beberapa teman hantu,mereka sudah tidak menjadi hantu, yaitu hilang selama-lamanya, karena jika ingin mengakhiri diri kita yang menjadi han tu itu,kita harus memiliki kebahagiaan,kesenangan,perdamaian dalam hati kita kalau sudah seperti itu,kita lalu tersenyum bahagaia kita bisa menghilang,tidak menjadi hantu lagi,jika ingin mengakhirinya kita harus menghilangkan kebenciaan,dendam,permusuhan di hati kita,tapi aku tidak bisa seperti itu karena itu aku masih menjadi hantu.
Hari sudah malam,aku seorang hantu selalu tidur di manapun aku suka,akhirnya aku memilih tidur di UKS,tapi aku belum bisa tidur.
“malam ini aku belum bisa tertidur,kalau begitu aku ingin ke asrama tempat runa,aku mau melihatnya” Akupun pergi ke asrama runa.
Sesampainya di sana,aku melihat teman yang sekamar dengan runa sudah tertidur,sedangkan runa belum tertidur.
“tiara…bangun dong aku takut hantu perempuan itu datang” kata runa sambil mengguncangkan badan temannya
“hhuuuaam….jangan bangunin aku terus dong,hantu itu paling cumin khayalan kamu aja” jawab temannya samba tetap memejamkan matanya.
Aku tidak menghantuinya aku hanya memerhatikan wajahnya,rasanya nama kepanjangannya dan mukanya mirip seseorang yang aku kenal,aku tidak terlalu memikirkannya,aku segera kembali ke sekolah dan tertidur.
Aku membuka mataku,aku merasa aneh,aku melihat sekeliling,ternyata aku sedang berada di kelas,aku heran kenapa akukan tidur di UKS kenapa tiba-tiba di sekolah, aku kaget ternyata semua itu teman-teman sekelas aku ketika aku hidup.
“hai luna, kok melamun?” tiba-tiba ada suara yang menegurku,aku aku melirik ke orang yang tadi menegurku
“hah,saudara kembarku?,kenapa dia masih kecil harusnya sudah besar,terus kenapa semua yang ada di sini teman sekelas aku dulu?”dalam hatiku aku bertanya-tanya.
“main keluar yuk” ajaknya
Aku hanya mengangguk,sampai di luar.
“luna,aku mau ke toilet dulu sebentar ya”katanya
Lagi-lagi aku hanya mengangguk,ketika dia (saudara kembarku) pergi ada beberapa anak membawa ku ke gudang,dan menguncinya.
“heiiiii,keluarkan aku” aku berteriak beberapa kalipun sia-sia,karena capek aku duduk dulu di situ,aku teringat sesuatu
“tunggu,ini kejadian waktu aku terbakar di gudang ini,tidak aku tidak mau itu terjadi lagi pada ku,aku harus tahu kenapa aku tiba-tiba ada di sini”
Dan akhirnya kejadian itu terulang lagi pada diri ku,ketika tiang-tiang menimpaku aku menutup mataku dan
“AAAAAA”aku menjerit,aku sadar bahwa tadi hanya mimpi,tapi aku melihat saudara kembarku mirip dengan runa,ah mungkin hanya perasaan ku saja.
Ternyata hari sudah pagi,aku bangun,sekarang aku bukan manusia lagikan,aku tidak mandi dan makan,aku hanya diam atau melakukan apa saja,tapi membosankan,aku ingin mengakhiri diri ku menjadi hantu,aku ingin sama seperti teman-teman ku,tapi aku tidak memiliki kebahagiaan,kesenangan,perdamaian,aku tidak punya itu,lagian pula aku belum bisa menghapuskan kebencian,dendam,permusuhan dalam hati ku, aku selalu merenung apa aku bisa seperti teman-teman?

BERSAMBUNG
mohon komennya

CERITA KU: gadis di sekolah (1)

  • 19.11
  • 0 komentar
di sore ini,lagi-lagi aku sendirian,tentu saja sebab aku adalah hantu anak perempuan, tidak terlihat oleh sesiapapun,kecuali sesama hantu ,juga orang yang menjadi teman ku di saat aku hidup dan keturunannya,orang yang menjadi teman ku semasa aku hidup memiliki kalung seperti yang aku kenakan,aku benci manusia,aku dendam kepada manusia karena menurut ku manusia egois,aku hantu yang berada di sebuah sekolah yang berasrama dan masih banyak orang yang sekolah di situ,asrama dan sekolah di pisah,asramanya ada di samping sekolah .

untuk mengurangi rasa bosan ku aku berjalan-jalan di sekitar sekolah,aku heran kenapa pak satpam belum menutup gerbang sekolahnya padahal sudah tidak ada orang,di sekolah semua pintu kelas tertutup,kecuali pintu kelas 4-A,aku melihat di jendela ada seorang anak perempuan sebaya ku sedang menunduk,akupun masuk kekelas itu,kelas ku, oh aku akhirnya mengerti dia ternyata sedang mewarnai gambar yang indah,akupun mendekatinya,aku coba sapa dia,kalau dia menjawab berarti hantu,kalau dia tidak menjawab berarti manusia.
“hai”sapa ku
“hai juga”jawabnya sambil menoleh
“aaaa”dia tiba-tiba menjerit,mungkin kaget.
“tenang,aku baik kok,kenapa ada di sini?”Tanya ku
“aku sedang mewarnai gambar”jawabnya,dia sudah mulai tenang.
“boleh aku tahu nama mu?” Tanya aku lagi.
“nama ku, runa talita,kalau nama mu?”jawabnya,yang tak lain adalah runa.
“nama ku, luna tiara” jawab ku.perasaan nama talita pernah ku dengar di mana ya?.
Runa mulai melanjutkan mewarnainya,hingga akhirnya selsai,lalu membereskan pensil warnanya,dan berdiri melangkahkan kakinya untuk keluar kelas.
“tunggu,mau kemana?”Tanya ku.
“yah,sudah tentu kembali ke asrama”jawabnya
“ke asrama?,mau ngapain?”Tanya ku lagi.
“ya, mau nonton tv,tidur,dan aktivitas lainnya”jawab runa.
“lho,emangnya kamu manusia?”Tanya ku.
“yaiyalah,emangnya apa?”runa balik bertanya.
Ketika runa menjawab itu, dendam ku muncul, aku serasa ingin membunuhnya,tapi apa?,aku tidak punya senjata tajam, lagian membunuh itu dilarangkan.
“huh, kalau tidak dilarang aku ingin membunuh mu” ucap ku sambil menampakan muka kebencian,dendam,dan kemarahan. Dia terkejut.
“me..mengapa… i…ingin me…membunuh ku?”tanyanya sambil ketakutan.
“karena aku hantu,aku benci manusia,aku dendam pada manusia,karena manusia egois, dulu ketika aku hidup, ibu,ayah,kakak tiri ku, selalu tak peduli pada ku,teman-teman di sekolah ku selalu menjauhi aku,mengejek aku, aku selalu di diamkan seperti aku ini tidak ada, kecuali satu orang, dia sangat baik pada ku, ternyata saudara kembar ku,, suatu hari aku pernah di kurung di gudang sekolah oleh anak-anak yamg sering mengganggu ku,lalu mereka meninggalkan ku di gudang itu,beberapa menit kemudian terjadi kebakaran di sekolah,aku mau keluar dari gudang itu namun di kunci, gudang itu hanya bisa di kunci dari luar,sebetulnya dulu gudang itu tempat untuk menghukum anak bandel,namun lama-kelamaan tidak terpakai.ketika itu aku mulai kepanasan dan asap mulai mengepul,namun datang saudara kembar ku,dia hendak menyelamatkan aku, ketika saudara ku mau masuk tiang yang ada di gudang itu runtuh,menghalangi pintu masuk,jadi aku terkurung di dalam situ, ketika dia hendak masuk, tiba-tiba ada yang menariknya,ternyata temannya,temannya bilang “ngapain kamu ke gudang itu ayo selamatkan diri mu””tapi ada seseorang terkurung di sana”jawab saudara kembar ku”biarkan dia menyelamatkan diri sendiri”jawab orang yang ternyata orang yang paling aku benci,semua orang menyelamatkan diri masing-masing,akhirnya aku terbakar hangus di gudang itu dan tertimpa tiang-tiang,dan ketika aku ditemukan dan di ketahui,yang menangisi hanya saudara kembar ku,ayahku,dan ibuku, awalnya aku tidak tahu bahwa dia saudara kembarku,ketika itu aku sudah menjadi hantu,aku heran kenapa ayah,ibu,kakak,tidak menangis,aku juga waktu itu belum tahu kalau mereka keluarga tiri ku,aku tahu ketika suatu hari,ada teman saudra kembar ku bertanya “kenapa kamu dan keluargamu yang menangisinya?,sedangkan keluarga luna tidak menangis hanya wajahnya terlihat sedih”saudara kembar ku menjawab” karena sebetulnya luna adalah saudara kembarku,keluarga tirinya luna mengadopsi luna karena kakaknya kesepian jadi dia memintanya kepada keluarga ku”akhirnya aku mengerti kenapa dia seperti itu kepada ku dan memiliki kalung yang sama sepertiku” jawab aku menceritakan kisah panjang ku.
“tapi yang mengurung mu di gudangkan bukan aku,tapi kenapa kau membenci ku?”tanyanya
“karena sama saja manusia,manusia egois,selalu mementingkan diri sendiri”jawab ku
“tapi kenapa aku di salahkan ,lagian akukan belum pernah bertemu dengan mu,,itukan kejadian beberapa tahun lalu,ketika kau masih hidup”setelah mengtakan itu runa segera lari ke asrama.
“huh,aku bisa menghantui mu kapanpun aku mau” ucap ku ketus

-BERSAMBUNG-

ANIME SONG : flower of life

  • 08.51
  • 0 komentar

ANIME SONG:white wish

  • 08.49
  • 0 komentar

ANIME SONG:slepping butterfly

  • 08.12
  • 0 komentar



Crocosaurus Cove,kolam buaya

  • 19.55
  • 0 komentar
Kamu suka melakukan hal yang memicu?Mungkin kamu bisa mencoba mengunjungi tempat yang satu ini.

Di Darwin, Australia Utara, ada sebuah tempat wisata yang dijamin seru,namanya Crocosaurus Cove. Tempat wisata ini memilki kolam yang berisi buaya.Para pengunjung yang datang bisa masuk ke dalam kolam tersebut, hii..seram.

Di Crocosaurus Cove, kamu tidak hanya diajak untuk masuk ke dalam kolam buaya. Kamu juga bisa memancing buaya, belajar tentang kehidupan buaya, memberi makan buaya, dan yang paling seru, berenang bersama buaya.

Di Crocosaurus Cove ada dua kolam yang disediakan. Kolam pertama didesain khusus untuk anak-anak. Kolam ini juga berdekatan dengan kolam bayi buaya yang hanya dibatasi dengan kaca.

Kolam kedua adalah kolam untuk orang dewasa. Untuk kamu yang berani, kamu akan dimasukkan ke dalam sangkar yang terbuat dari kaca. Setelah itu, kamu akan dimasukkan ke dalam kolam yang berisi buaya besar selama 15 menit. Kamu bisa melihat buaya besar dari jarak yang sangat dekat.

danau kelimutu

  • 19.53
  • 0 komentar
Mau tahu danau yang indah dan warnanya bisa berganti-ganti? Ini dia, Danau Kelimutu. Danau ini adalah danau kawah yang terletak di puncak Gunung Kelimutu (gunung berapi) yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende.
Danau Kelimutu ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan

perjalanan waktu.
Danau ini berada di ketinggian 1.631 meter dari permukaan laut. Kelimutu merupakan gabungan kata dari “keli” yang berarti gunung dan kata “mutu” yang berarti mendidih. Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warna pada danau Kelimutu memiliki arti masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat.
Danau atau Tiwu Kelimutu di bagi atas tiga bagian yang sesuai dengan warna – warna yang ada di dalam danau. Danau berwarna biru atau “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa muda-mudi yang telah meninggal. Danau yang berwarna merah atau “Tiwu Ata Polo” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan kejahatan. Sedangkan danau berwarna putih atau “Tiwu Ata Mbupu” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal.

sahabat ku, harta ku

  • 02.24
  • 2 komentar


Sebuah masa depan tanpa Kamu menyakitkan
Aku tersesat dan kesepian tanpa dirimu
Aku dipenuhi dengan kenangan mu Apapun hari ini

Kamu akan membantu aku untuk tersenyum

Kehangatan mu dan
pangkuan  mu

Membuat aku ingin berpelukan dengan mu aku selalu berpikir kita akan bersama-sama

Hatiku akan mengalahkan seperti lagu

Angin membawa warna musim

kamu adalah harta yang berharga bagi diri ku
Ini adalah saat yang lembut Setiap hari adalah harta
Hari ini, besok dan masa depan
Hati kita berpegangan tangan
Dan kami menjadi salah satu
sahabat Jangan lupa ... Aku mencintaimu sahabat ku


A future without you hurts
I was lost and lonely without you
I am filled with memories of you Whatever today

You will help me to smile

Your warmth and your lap

Makes me want to cuddle with you I always thought we would be together

My heart will beat like the song

The wind carries the color of the season

You are a valuable treasure to myself

It is a delicate moment Every day is a treasure
Today, tomorrow and the future
Our hearts holding hands
And we become one of the best friends Do not forget ... I love you my friend

SOFIA THE FIRTS:the amulet of avalor

  • 00.06
  • 0 komentar

SOFIA THE FIRTS: the baker king

  • 19.29
  • 0 komentar

anime princess

  • 19.21
  • 0 komentar

SOFIA THE FIRTS:let the good times troll

  • 03.50
  • 0 komentar

 

Eucliwood hellscythe Theme | Copyright © 2012 anime lovers, All Rights Reserved. Design by Djogzs, | Johanes djogan