Halo teman-teman, namaku Lulisa Chatrine. Aku biasa dipanggil Lisa.
Aku baru mau pindah rumah. Aku pindah karena biasanya ayahku mengantar
ke sekolah, tapi kaena sekarang ayahku harus berangkat pagi-pagi sekali,
mamahku memutuskan untuk pindah rumah yang dekat dengan sekolahku.
Pagi hari yang cerah, aku siap berangkat ke rumahku yang baru. Hari
ini hari Minggu, jadi aku tidak sekolah. Sampai di rumahku yang baru,
aku melihat rumah itu bagus.
"Nah, ini rumah baru kita. Semoga kamu nyaman tinggal di sini, Lisa," kata mamaku.
"Ayo segera bawa barang-barang masuk," kata ayahku.
"Bai, Yah," kataku. Aku pun membawa barang-brang milikku.
"Sini, Mamah tunjukkan kamar barumu," ajak Mamah. Aku pun mengikuti Mamah dari belakang.
"Nah, ini kamarmu. Ayo simpan barang-barangmu," kata Mamah.
Cat kamarku berwarna putih dan bermotif pelangi. Aku segera menyimpan
barang-barangku. Aku membaringkan badanku di kasur yang sudah dipindah
kemarin.
Pagi hari yang cerah, aku berangkat kesekolah.
"Hai, Lisa," sapa seorang teman yang bernama Sita Rutila.
"Hai juga, Sita," balasku.
"Hai, lagi pada ngomongin apa?" tanya Syheli.
"Enggak, kok, enggak lagi ngomongin apa-apa," jawab Sita sambil tersenyum.
"Kamu sudah ngerjain PR?" tanyaku pada Syheli.
"Aduh, aku lupa," jawabnya. Dia terlihat khawatir.
"Gak apa-apa, kerjakan di sini saja," jawabku.
"Baiklah, tapi kalau sudah bel masuk dan aku belum selesai mengerajakannya bagaimana?"
"Gak apa-apa, kan, bel masuk sekolah masih lama," kata Rita.
"Eh, Lis, anter aku ke toilet, dong," kata Rita.
"Baiklah," jawabku. Aku pun menggandeng tangan Rita.
O ya, di sekolah ini kalau mau ke toilet harus ada yang mengantar
karena harus melewati kelas yang angker. Dulu kelas itu digunakan untuk
kelas SMP.
Ketika aku dan Rita melewati kelas yang angker itu, terdengar suara, "Hii...hi...hi... Sini temenin aku, dong. Hihihi."
Aku dan Rita berlasi kencang sekali. Sampai di kelas, bel sekolah pun berbunyi.
"Selamat pagi anak-anak," ucap Bu Guru.
"Selamat pagi, Bu Guru," jawab murid serempak.
Pulang sekolah aku terkejut ketika melihat bayangan perempuan.
Perempuan itu berambut panjang. Bayangan itu pun menghilang. Ketika aku
membuak pintu kamarku, tiba-tiba aku berteriak, "AAAA!!!!"
-BERSAMBUNG-
CERITA KU: misteri kamar ku dan sekolah ku (1)
- Diposting oleh Unknown
- 19.38
- 0 komentar
- Label: No labels


0 komentar:
Posting Komentar