di sore ini,lagi-lagi aku sendirian,tentu saja sebab aku adalah hantu anak perempuan, tidak terlihat oleh sesiapapun,kecuali sesama hantu ,juga orang yang menjadi teman ku di saat aku hidup dan keturunannya,orang yang menjadi teman ku semasa aku hidup memiliki kalung seperti yang aku kenakan,aku benci manusia,aku dendam kepada manusia karena menurut ku manusia egois,aku hantu yang berada di sebuah sekolah yang berasrama dan masih banyak orang yang sekolah di situ,asrama dan sekolah di pisah,asramanya ada di samping sekolah .
untuk mengurangi rasa bosan ku aku berjalan-jalan di sekitar sekolah,aku heran kenapa pak satpam belum menutup gerbang sekolahnya padahal sudah tidak ada orang,di sekolah semua pintu kelas tertutup,kecuali pintu kelas 4-A,aku melihat di jendela ada seorang anak perempuan sebaya ku sedang menunduk,akupun masuk kekelas itu,kelas ku, oh aku akhirnya mengerti dia ternyata sedang mewarnai gambar yang indah,akupun mendekatinya,aku coba sapa dia,kalau dia menjawab berarti hantu,kalau dia tidak menjawab berarti manusia.
“hai”sapa ku
“hai juga”jawabnya sambil menoleh
“aaaa”dia tiba-tiba menjerit,mungkin kaget.
“tenang,aku baik kok,kenapa ada di sini?”Tanya ku
“aku sedang mewarnai gambar”jawabnya,dia sudah mulai tenang.
“boleh aku tahu nama mu?” Tanya aku lagi.
“nama ku, runa talita,kalau nama mu?”jawabnya,yang tak lain adalah runa.
“nama ku, luna tiara” jawab ku.perasaan nama talita pernah ku dengar di mana ya?.
Runa mulai melanjutkan mewarnainya,hingga akhirnya selsai,lalu membereskan pensil warnanya,dan berdiri melangkahkan kakinya untuk keluar kelas.
“tunggu,mau kemana?”Tanya ku.
“yah,sudah tentu kembali ke asrama”jawabnya
“ke asrama?,mau ngapain?”Tanya ku lagi.
“ya, mau nonton tv,tidur,dan aktivitas lainnya”jawab runa.
“lho,emangnya kamu manusia?”Tanya ku.
“yaiyalah,emangnya apa?”runa balik bertanya.
Ketika runa menjawab itu, dendam ku muncul, aku serasa ingin membunuhnya,tapi apa?,aku tidak punya senjata tajam, lagian membunuh itu dilarangkan.
“huh, kalau tidak dilarang aku ingin membunuh mu” ucap ku sambil menampakan muka kebencian,dendam,dan kemarahan. Dia terkejut.
“me..mengapa… i…ingin me…membunuh ku?”tanyanya sambil ketakutan.
“karena aku hantu,aku benci manusia,aku dendam pada manusia,karena manusia egois, dulu ketika aku hidup, ibu,ayah,kakak tiri ku, selalu tak peduli pada ku,teman-teman di sekolah ku selalu menjauhi aku,mengejek aku, aku selalu di diamkan seperti aku ini tidak ada, kecuali satu orang, dia sangat baik pada ku, ternyata saudara kembar ku,, suatu hari aku pernah di kurung di gudang sekolah oleh anak-anak yamg sering mengganggu ku,lalu mereka meninggalkan ku di gudang itu,beberapa menit kemudian terjadi kebakaran di sekolah,aku mau keluar dari gudang itu namun di kunci, gudang itu hanya bisa di kunci dari luar,sebetulnya dulu gudang itu tempat untuk menghukum anak bandel,namun lama-kelamaan tidak terpakai.ketika itu aku mulai kepanasan dan asap mulai mengepul,namun datang saudara kembar ku,dia hendak menyelamatkan aku, ketika saudara ku mau masuk tiang yang ada di gudang itu runtuh,menghalangi pintu masuk,jadi aku terkurung di dalam situ, ketika dia hendak masuk, tiba-tiba ada yang menariknya,ternyata temannya,temannya bilang “ngapain kamu ke gudang itu ayo selamatkan diri mu””tapi ada seseorang terkurung di sana”jawab saudara kembar ku”biarkan dia menyelamatkan diri sendiri”jawab orang yang ternyata orang yang paling aku benci,semua orang menyelamatkan diri masing-masing,akhirnya aku terbakar hangus di gudang itu dan tertimpa tiang-tiang,dan ketika aku ditemukan dan di ketahui,yang menangisi hanya saudara kembar ku,ayahku,dan ibuku, awalnya aku tidak tahu bahwa dia saudara kembarku,ketika itu aku sudah menjadi hantu,aku heran kenapa ayah,ibu,kakak,tidak menangis,aku juga waktu itu belum tahu kalau mereka keluarga tiri ku,aku tahu ketika suatu hari,ada teman saudra kembar ku bertanya “kenapa kamu dan keluargamu yang menangisinya?,sedangkan keluarga luna tidak menangis hanya wajahnya terlihat sedih”saudara kembar ku menjawab” karena sebetulnya luna adalah saudara kembarku,keluarga tirinya luna mengadopsi luna karena kakaknya kesepian jadi dia memintanya kepada keluarga ku”akhirnya aku mengerti kenapa dia seperti itu kepada ku dan memiliki kalung yang sama sepertiku” jawab aku menceritakan kisah panjang ku.
“tapi yang mengurung mu di gudangkan bukan aku,tapi kenapa kau membenci ku?”tanyanya
“karena sama saja manusia,manusia egois,selalu mementingkan diri sendiri”jawab ku
“tapi kenapa aku di salahkan ,lagian akukan belum pernah bertemu dengan mu,,itukan kejadian beberapa tahun lalu,ketika kau masih hidup”setelah mengtakan itu runa segera lari ke asrama.
“huh,aku bisa menghantui mu kapanpun aku mau” ucap ku ketus
-BERSAMBUNG-



0 komentar:
Posting Komentar